⌂ Beranda News Trump Cabut Blokade Militer AS di Selat Hormuz Setelah Kesepakatan Damai dengan Iran

Trump Cabut Blokade Militer AS di Selat Hormuz Setelah Kesepakatan Damai dengan Iran

Trump Cabut Blokade Militer AS di Selat Hormuz Setelah Kesepakatan Damai dengan Iran
Selat Hormuz jalur pelayaran internasional
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengakhiri blokade militer Angkatan Laut AS di Selat Hormuz. Keputusan ini diambil setelah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Pengumuman tersebut disampaikan Trump melalui media sosial Truth Social pada Senin (15/6/2026). Ia menyatakan bahwa kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai.

>>> Habiburokhman Desak Polisi Usut Tuntas Judi Berkedok Game Anak

Pencabutan blokade ini secara otomatis membuka kembali jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz. Kapal dagang global dapat melintas tanpa biaya tambahan.

"Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat," tulis Trump.

Ia juga memberikan instruksi kepada seluruh armada kapal dunia untuk melanjutkan aktivitas pelayaran niaga. "Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda.

Biarkan minyak mengalir!" sambungnya.

Apresiasi dari Prancis dan PBB

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut baik kesepakatan ini. Ia menilai pencapaian tersebut sebagai hasil kerja sama diplomatik banyak negara internasional.

>>> Weston McKennie Optimistis Piala Dunia 2026 Ubah Pandangan Warga AS Terhadap Sepak Bola

"Saya menyambut baik kesepakatan yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran.

Saya menyerukan implementasi yang cepat dan penuh oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik," kata Macron dalam unggahan di media sosial.

Macron menegaskan bahwa pembukaan kembali jalur maritim sangat krusial bagi perekonomian internasional dan stabilitas kawasan. Prancis siap mendukung operasional logistik maritim bersama sekutunya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga memberikan respons positif. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berharap pihak-pihak terkait memanfaatkan momentum baru ini untuk menyelesaikan konflik jangka panjang.

>>> Timnas Iran Tiba di AS untuk Piala Dunia 2026 di Tengah Meredanya Ketegangan

Kedua negara dijadwalkan menandatangani dokumen kesepakatan damai pada 19 Juni mendatang.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru