⌂ Beranda News Argentina Tekuk Aljazair pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Argentina Tekuk Aljazair pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Argentina Tekuk Aljazair pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Lionel Messi merayakan gol untuk Argentina melawan Aljazair di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Dalam wawancara terpisah bersama ESPN, Scaloni kembali menegaskan kesiapan mental anak asuhnya. "Tenang karena ini hanya pertandingan sepak bola.

Kami memiliki pengalaman dari Piala Dunia terakhir, pertandingan pertama bukanlah hal yang fundamental. Itu penting, tetapi tidak berakhir dengan pertandingan pertama," katanya.

Scaloni juga memaparkan situasi internal tim terkait kondisi fisik pemain. "Tidak ada pemain yang cedera.

>>> La Coqueta Beri Janji Sensasional kepada Enzo Fernandez Jelang Piala Dunia

Kami hanya akan memantau kondisi Nico Tagliafico, apakah dia akan bergabung dengan tim untuk latihan, tetapi pada prinsipnya semua pemain tersedia," ujarnya.

Dia mengakui tantangan terbesar seorang pelatih adalah menentukan sebelas pemain pertama dari sekian banyak pilihan pemain bintang.

"Iya, kami baik-baik saja, kami tenang. Kami menghadapi tim yang bagus dengan pemain-pemain yang bagus.

Tetapi kami tenang, kami berada di momen yang tepat," lanjutnya.

Scaloni menutup keterangannya dengan menjelaskan prinsip keseimbangan tim yang selalu ia pegang dalam setiap pertandingan.

"Saya tidak pernah kesulitan menentukan tim. Kesulitan yang saya alami adalah meninggalkan pemain-pemain hebat, tetapi keseimbangan adalah prinsip.

Kami bermain dengan sebelas pemain dan kami mencoba menemukan keseimbangan, jadi ada yang tertinggal tetapi kami baik-baik saja," pungkasnya.

Respek dari Kubu Aljazair

Di kubu seberang, pelatih kepala Aljazair Vladimir Petkovic menyikapi pertandingan besar ini dengan penuh respek terhadap kekuatan sang lawan.

"Saya pikir ini pertandingan penting untuk mendapatkan poin. Memprovokasi pemain Argentina sama seperti mencoba menendang sarang lebah, tidak adil dan berisiko.

Kami sangat menghormati mereka," jelas Petkovic.

Meski kalah, Petkovic mengapresiasi kehadiran pendukung Aljazair yang datang langsung ke stadion untuk mengimbangi dominasi suporter lawan.

"Besok, mungkin ada 50.000 penggemar Argentina, tetapi 15.000 adalah penggemar kami. Saya pikir mereka mungkin bisa menyeimbangkan keadaan dalam hal tingkat desibel," katanya.

Pertandingan ini juga diwarnai kelanjutan tradisi takhayul atau cábala dari para pemain Argentina, seperti momen kebersamaan Claudio Tapia, Lionel Messi, dan Rodrigo De Paul yang mengonsumsi mate bersama.

Leandro Paredes dan Rodrigo De Paul juga mempertahankan ritual memakan permen Sugus di tengah lapangan sebelum laga dimulai.

Gelandang Leandro Paredes sempat membeberkan detail ritual permen tersebut kepada media pada tahun lalu.

Pelatih Lionel Scaloni juga mengakui ketergantungannya pada permen tersebut selama mendampingi tim di ruang ganti.

>>> Valentín Barco Jadi Andalan Baru Argentina di Piala Dunia 2026

Setelah menghadapi Aljazair, tim nasional Argentina dijadwalkan akan melanjutkan pertandingan babak penyisihan Grup J melawan Austria dan Jordania pada tanggal 22 dan 27 Juni 2026 di kota Dallas.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru