"Informasi kesehatan harus diperoleh dari sumber yang terpercaya," ujar dr. Inggrid.
Masyarakat disarankan mencari informasi dari institusi resmi, tenaga kesehatan, atau organisasi profesi yang kompeten di bidang kesehatan dan obat tradisional.
Dr. Inggrid juga mengingatkan untuk lebih selektif saat membeli produk herbal secara daring. Identitas penjual dan informasi produk perlu diperhatikan sebelum transaksi.
Kemasan tanpa informasi lengkap, tanpa nomor izin edar, atau dengan klaim berlebihan sebaiknya dihindari. Hal ini mengurangi risiko penggunaan produk yang tidak memenuhi standar keamanan.
Masyarakat tidak perlu takut mengonsumsi jamu atau produk herbal selama digunakan secara benar dan berasal dari sumber yang jelas.
Namun, jangan terburu-buru membeli hanya karena produk sedang viral atau banyak direkomendasikan di media sosial.
"Pastikan legalitasnya terlebih dahulu dan gunakan produk secara bijak," kata dr. Inggrid.
>>> PT Mekar Asta Nusantara dan Universitas Jember Jalin Kerja Sama Dorong Regenerasi Petani
Ia juga mengimbau masyarakat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika memiliki penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan, agar penggunaan jamu aman dan tepat.