⌂ Beranda News China Rilis Buku Putih Tata Kelola Global, Dorong Peran Negara Berkembang

China Rilis Buku Putih Tata Kelola Global, Dorong Peran Negara Berkembang

China Rilis Buku Putih Tata Kelola Global, Dorong Peran Negara Berkembang
Buku putih tata kelola global China di Beijing
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah China secara resmi meluncurkan buku putih tata kelola global yang baru di Beijing pada Rabu (17/6/2026).

Dokumen setebal hampir 50 halaman ini bertujuan mendorong peningkatan peran negara-negara Global South dalam sistem internasional.

>>> Polda Metro Jaya Pastikan Transparansi Hukum Kasus Roy Suryo dan dr Tifa

Peluncuran buku putih tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyebut tata kelola global ibarat perahu yang melawan arus kuat dan berisiko mundur jika tidak digerakkan.

Wang Yi menambahkan bahwa dunia saat ini menghadapi tantangan besar yang memerlukan komitmen baru terhadap multilateralisme.

Ia menekankan pentingnya menegakkan aturan hukum dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas tata kelola.

Menurut Wang Yi, penurunan kepatuhan terhadap Piagam PBB menjadi pemicu utama munculnya kembali hukum rimba di panggung politik internasional.

Ia menegaskan bahwa Piagam PBB tidak usang, tetapi justru tidak dipatuhi dan dijaga secara efektif.

Wang Yi juga menyerukan semua pihak untuk bekerja sama demi menghentikan peperangan dan membangun arsitektur keamanan yang berkelanjutan.

>>> Itamar Ben Gvir Desak Lebanon Dibakar Usai Empat Tentara Israel Tewas

Ia mendesak komitmen gencatan senjata sebagai landasan keamanan di Timur Tengah.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri China Miao Deyu menyuarakan posisi krusial bagi negara-negara berkembang. Ia mendorong reformasi institusi keuangan global seperti IMF dan Bank Dunia.

Miao Deyu menyatakan bahwa kebangkitan kolektif Global South tidak terhentikan. Menurutnya, era ketika segelintir negara mendominasi urusan internasional telah berakhir dan ketidakadilan historis harus diperbaiki.

Buku putih berjudul “Tata Kelola Global yang Lebih Adil dan Merata: Prinsip, Proposal, dan Tindakan China” ini memperluas gagasan Inisiatif Tata Kelola Global (GGI) yang dicetuskan Presiden Xi Jinping.

Dokumen tersebut juga menyoroti kerja sama kecerdasan buatan (AI) dan persiapan pembentukan Organisasi Kerja Sama AI Dunia.

China saat ini menjadi kontributor terbesar kedua bagi anggaran pemeliharaan perdamaian PBB.

>>> Jerman Hajar Curacao 7-1 di Laga Perdana Grup E Piala Dunia 2026

Melalui Inisiatif Pembangunan Global, Beijing telah meluncurkan lebih dari 1.800 proyek kerja sama dan memperluas perlakuan bebas tarif bagi negara-negara Afrika yang memiliki hubungan diplomatik.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru