⌂ Beranda News Lompatan Imajinasi Strategis di Selat Malaka

Lompatan Imajinasi Strategis di Selat Malaka

Lompatan Imajinasi Strategis di Selat Malaka
Selat Malaka sebagai jalur perdagangan dan energi tersibuk di dunia
A A Ukuran Teks16px

Itulah kapitalisasi sesungguhnya. Dan jika itu dilakukan, dampaknya pasti beyond ekonomi.

Indonesia dapat mengubah geografi menjadi kekuatan. Mengubah jalur laut menjadi mesin kemakmuran.

Dan mengubah chokepoint menjadi instrumen state power.

Pada akhirnya, wacana pajak kapal yang dilontarkan Purbaya sebaiknya dibaca sebagai pintu masuk menuju diskusi yang lebih besar, bukan tujuan akhir.

Sebab jika Indonesia hanya berhenti pada gagasan pungutan, kita sedang berpikir terlalu kecil untuk potensi yang terlalu besar.

Di era ketika kekuatan negara semakin ditentukan oleh kemampuan mengelola posisi strategisnya, Indonesia justru memiliki peluang langka.

Sebab, tidak banyak negara berada di jantung salah satu jalur energi paling penting di dunia. Tidak banyak negara memiliki kombinasi geografi, sumber daya, dan pasar seperti Indonesia.

Jadi, pertanyaannya tinggal satu. Apakah kita cukup berani mengubah posisi itu menjadi kekuatan nasional?

>>> 5 Proyektor Mini Murah di Bawah Rp 1 Juta untuk Nobar Piala Dunia 2026

Jika jawabannya ya, maka masa depan Selat Malaka bukan sekadar soal kapal yang lewat. Melainkan tentang bagaimana Indonesia menjadikannya fondasi kebangkitan ekonomi dan geopolitik abad ke-21.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru