⌂ Beranda News Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun untuk Tahun 2027

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun untuk Tahun 2027

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun untuk Tahun 2027
Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Polri dan PPATK
A A Ukuran Teks16px

"Dengan demikian, apabila dibandingkan dengan pagu indikatif tahun anggaran 2027, masih terdapat kekurangan Rp 66,1 triliun rupiah.

>>> DEN Optimis Investor Asing Kembali Masuk Pasar Modal Pasca Kesepakatan AS-Iran

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Polri mengajukan kekurangan tersebut pada Kementerian Keuangan dan Menteri PPN/Bappenas sebagaimana surat Kapolri nomor B/10413/VI/2026 tanggal 15 Juni 2026," ujar Dedi.

Rincian Usulan Tambahan Anggaran

Dari total usulan dana tambahan, belanja pegawai dianggarkan mendapat jatah sebesar Rp 4,5 triliun. Anggaran ini difokuskan pada penyesuaian regulasi masa pensiun serta target penerimaan personel baru.

"Belanja pegawai sebesar Rp 4,5 triliun rupiah yang diprioritaskan untuk pemenuhan perubahan batas usia pensiun. Pemenuhan kenaikan remunerasi 80 persen.

Pemenuhan kekurangan gaji rutin dan tunjangan. Rencana intake Polri untuk tahun anggaran 2027," kata Dedi.

Selanjutnya, Polri mengalokasikan Rp 20,9 triliun untuk belanja barang yang mencakup 11 sektor prioritas.

Termasuk penyelesaian tunggakan listrik, persiapan pengamanan Pemilu 2029, peningkatan anggaran penyidikan, serta operasional satker baru.

Sementara itu, porsi terbesar dari kekurangan anggaran yakni senilai Rp 40,6 triliun diproyeksikan untuk pos belanja modal.

Dana ini diarahkan guna memperbarui fasilitas kedinasan serta pengadaan kendaraan operasional listrik bagi pelayanan publik.

"Belanja modal sebesar Rp40,6 triliun rupiah yang diprioritaskan untuk: satu pemenuhan kendaraan listrik pelayanan masyarakat dan SPKL.

Dua, pemenuhan kendaraan khusus Brimob. Tiga, pembangunan dan peningkatan pelayanan RPK (ruang pelayanan khusus) kepolisian," kata Dedi.

Rencana pembangunan infrastruktur fisik juga mencakup area perbatasan negara. Peningkatan sarana ini menjadi bagian dari kesiapan kepolisian menjelang agenda politik nasional mendatang.

"Empat, pembangunan mako Polda, Polres, Polsek, Polsubsektor wilayah perbatasan dan SPKT. Lima, pembangunan rumah dinas bagi anggota Polri.

>>> Messi Cetak Hattrick di Piala Dunia, Namun Aksi Kontroversial Picu Perdebatan

Enam, pemenuhan almatsus (alat material khusus) Polri dalam rangka untuk persiapan pengamanan Pemilu tahun 2029," imbuhnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru